Keerom, 7 Februari 2026 – Sebanyak 23 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) berkolaborasi dengan Badan Narkotika Polres Keerom menggelar sosialisasi bahaya narkoba di Kantor Desa Yaturaharja, Kecamatan Arso Barat, Kabupaten Keerom, Papua. Kegiatan ini bertujuan utama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat kampung terhadap ancaman narkoba yang semakin mengintai generasi muda.
Acara yang berlangsung pada Sabtu (7/2) pagi itu dihadiri oleh para pemuda, termasuk pelajar setempat. Sekertaris Desa Yaturaharja, Bapak M. Imannuddin, membuka kegiatan dengan menyampaikan dukungannya. "Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa USTJ dan Polres Keerom. Narkoba bisa merusak banyak generasi muda di sini, dan sosialisasi ini tepat sasaran," ujarnya.
Dalam sosialisasi, narasumber dari Badan Narkotika Polres Keerom, menjelaskan berbagai jenis narkoba seperti sabu-sabu, ganja, dan pil ekstasi beserta dampaknya terhadap kesehatan fisik dan mental. "Narkoba bukan hanya merusak tubuh, tapi juga hancurkan masa depan. Satu kali coba bisa bikin kecanduan seumur hidup," tegas narasumber sambil membagikan leaflet edukasi.
Mahasiswa KKN USTJ, di bawah koordinasi badan narkotika polres keerom, menambahkan sesi interaktif berupa kuis, drama pendek, dan pembagian doorprize. "Kami ingin pesan anti-narkoba ini mudah diingat oleh warga, terutama anak-anak dan remaja," kata salah satu mahasiswa, Markus Yewen.
Kegiatan ditutup dengan melakukan yel yel tolak narkoba yang dilakukan bersama oleh warga, mahasiswa, dan aparat kepolisian. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun Kampung Yaturaharja sebagai wilayah pionir bebas narkoba di Keerom.